Deprecated : Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/ldpc9549/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170
Skip to content
“Pahlawan di Balik Mesin: Operator Pesawat Angkat Angkut, Penentu Keberhasilan Industri dan Konstruksi”
Lingkup Tugas dan Tanggung Jawab:
Mengoperasikan Alat Berat dengan Presisi
Operator mengoperasikan alat seperti:
Crane (Derek) : Untuk mengangkat beban ke ketinggian tertentu, digunakan di proyek konstruksi gedung bertingkat, pelabuhan, dan pabrik.
Forklift : Untuk memindahkan palet dan material di pergudangan atau area distribusi.
Hoist : Digunakan untuk menarik atau mengangkat beban secara vertikal dalam ruangan terbatas.
Elevator Barang : Digunakan dalam bangunan industri atau komersial untuk transportasi barang antar lantai.
Alat berat lain seperti reach stacker, side loader, dan telehandle
Memastikan Keamanan dan Kelayakan Alat
Melakukan inspeksi harian sebelum dan sesudah penggunaan alat.
Memastikan alat berfungsi normal dan tidak ada kerusakan yang membahayakan keselamatan
Bekerja Sesuai Prosedur dan Standar Keselamatan
Menerapkan prosedur K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) secara ketat.
Berkoordinasi dengan tim darat atau sinyalman dalam area kerja yang padat dan berisiko tinggi.
Bidang Industri yang Membutuhkan Operator Ini:
Konstruksi : Untuk mengangkat bahan bangunan seperti baja, beton, dan peralatan konstruksi berat.
Pertambangan : Untuk memindahkan material tambang dari area produksi ke lokasi pengolahan.
Pelabuhan : Untuk bongkar muat kontainer dari kapal ke truk atau sebaliknya.
Pergudangan & Logistik : Untuk penataan dan pemindahan barang secara efisien.
Manufaktur : Untuk mengatur peralatan berat, bahan mentah, atau produk jadi dalam proses produksi.
Kualifikasi dan Kompetensi yang Dibutuhkan:
Sertifikasi resmi dari lembaga pelatihan alat berat (contoh: Kementerian Ketenagakerjaan atau BNSP).
Pengetahuan teknis terkait jenis alat yang dioperasikan.
Ketelitian dan tanggung jawab tinggi , terutama dalam menjaga keselamatan kerja.
Kemampuan membaca petunjuk teknis dan berkoordinasi dalam tim lapangan.
Kesehatan fisik dan mental yang prima.